Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya

Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya - Hallo sahabat Chord Gitar Indonesia, Pada sharing Kunci gitar kali ini yang berjudul Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya, saya telah menyediakan lirik lagu lengkap dengan kord gitarnya dari awal lagi sampai akhir lagu. mudah-mudahan isi postingan kunci gitar yang saya tulis ini dapat anda pahami. okelah, ini dia chord gitarnya.

Penyanyi : Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya
Judul lagu : Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya

lihat juga


Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya

Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya - Istilah HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer - Transfer Protocol". Pengertian HTTP adalah jenis protokol yang mempunyai fungsi untuk mengatur terjadinya proses komunikasi diantara 'client' dan 'server'. 

Yang dimaksud dengan client adalah 'browser' atau perangkat yang dapat menampilkan konten web.
Sedangkan yang dimaksud dengan keseluruhan dari sistem adalah mengaplikasikan HTTPS yaitu Hypertext transfer - transfer Protocol Secure atau dikenal dengan versi aman terhadap HTTP. 

Selain itu, perlu diketahui bahwa HTTP merupakan sebuah proses komunikasi protokol yang mempunyai fasilitas transfer informasi ke dalam internet yang protokol demikian dimaksudkan adalah 'Protocol Request - Response' (permintaan dan tanggapan) diantara client dan server. 

Dalam hal ini client merupakan web pengguna atau web browser. Sedangkan yang dimaksud dengan server adalah media untuk pemberi tanggapan-tanggapan dengan cara menyimpan atau mengambil sumber daya yang dimaksud untuk menghubungkan antar tautan, yang selanjutnya disebut dengan istilah dokumen 'hiperteks' untuk sukses dalam membentuk 'World Wide Web'. 

Pengertian HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) sama dengan HTTP, akan tetapi HTTPS mempunyai suatu kelebihan tersendiri yang terdapat dalam hal keamanan. HTTPS memakai Secure Socket Layer (SSL) atau Transport Layer Security (TLS) sebagai sub layer bawah lapisan aplikasi HTTP biasa.

Dalam sejarahnya, HTTP (Hypertext Transfer Protocol) telah dipakai sejak tahun 1990 dan sampai saat ini mengalami pembaharuan versi untuk tujuan dan fungsi dalam meningkatkan fiturnya dibandingkan dengan protokol lainnya misalnya. FTP, IMAP, SMTP maupun POP3, HTTP yang paling sering digunakan dan cukup populer.

Pengertian HTTP Menurut Para Ahli

Selain pengertian HTTP diatas, terdapat juga definisi atau pengertian HTTP Menurut para ahli atau pada sumber-sumber terpercaya misalnya Oxford Dictionaries dan Wikipedia. Menurut keduanya, bahwa pengertian HTTP yaitu: 

1. Pengertian HTTP Menurut Oxford Dictionaries

Menurut Oxford Dictionaries bahwa pengertian HTTP yaitu protokol transfer data yang digunakan di World Wide Web (WWW).

2. Pengertian HTTP Menurut Wikipedia

Menurut Wikipedia bahwa definisi dari HTTP diartikan sebagai protokol aplikasi untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan hypermedia. HTTP adalah dasar komunikasi data untuk World Wide Web. 

Fungsi HTTP: Apa itu?

HTTP berfungsi untuk menentukan pesan atau data dapat ditransmisikan atau diformat yang dapat diterima browser. 

Sehingga tujuan dari fungsi HTTP ini adalah agar semua data yang diinginkan oleh Client dapat dengan mudah diakses atau ditampilkan. 

Sehingga ketika membuka suatu alamat Website di internet, HTTP akan selalu tampil. Demikian terjadinya, dikarenakan semua layanan website menggunakan protokol HTTP atau HTTPS untuk dapat berjalan. 

Cara Kerja HTTP 

Perlu diketahui bahwa HTTPS bukanlah protokol yang terpisah, namun terkait pada kombinasi dari interaksi HTTP Normal melalui Socket Layer terenskripsi SSL (Secure) atau dengan Transport Layer Security (TLS) mekanisme transportasi. 

Demikian ini menjamin adanya perlindungan yang wajar dari penyadapan dan serangan. Port default TCP Https: URL adalah 443. 

Dalam mempersiapkan web-server terkoneksi dengan https penerima harus menjadi administrator dan membuat sertifikat kunci publik untuk server web. 

Sertifikat demikian dapat dibuat untuk server yang berbasis Linux dengan menggunakan alat misalnya open SSL dimana sertifikat ini telah resmi dari otoritas. 

Selain itu, ketika menggunakan koneksi https, server melakukan respon dengan koneksi awal yang menawarkan daftar metode berupa enkripsi mendukung. 

Sedangkan sebagai tanggapan, client memilih metode sambungan, dan client dan sertifikat server melakukan pertukaran untuk menjalankan otentikasi identitas mereka. 

Selanjutnya yang dilakukan adalah ketika kedua belah pihak bertukar informasi terenkripsi setelah memastikan bahwa kedua menggunakan suatu tombol yang sama, dan koneksi ditutup. 

Untuk host koneksi https, servers harus mempunyai sertifikat kunci publik yang embeds informasi demikian kuncinya dengan verifikasi identitas pemilik kunci itu. 

Sertifikat demikian umumnya diverifikasi oleh pihak ketika sehingga client dapat yakin dengan keamanan. 

Cara Kerja HTTP

Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan secara singkat bahwa cara kerja atau proses dari HTTP dalam melakukan transmisi data dapat digambarkan dengan: 
  1. Cara kerja yang pertama adalah dimana klien atau HTTP klien membuat berupa sambungan dan mengirimkan permintaan dokumen kepada suatu web server. 
  2. Kemudian setelah cara kerja http yang pertama, selanjutnya adalah proses dimana HTTP Server akan melakukan permintaan dan HTTP client akan menunggu sebuah respon. 
  3. Sedangkan untuk tahap terakhir dalam cara kerja HTTP dimana server akan mendapatkan respon berupa permintaan melalui kode status data dan menutup berupa sambungan saat proses permintaan selesai. 

Perbedaan HTTP dengan HTTPS

Pada umumnya fungsi yang terdapat pada HTTP dan fungsi HTTPS memiliki kesamaan. Namun tetap saja, HTTP dan HTTPS memiliki perbedaan diantara keduanya. Faktor penting yang membedakannya adalah pada sisi keamanan, pemakaian SSL dan port yang digunakan. Berikut perbedaan HTTP dengan HTTPS: 

1. Perbedaan Pada Keamanan Transmisi Data

Yang paling utama perbedaan HTTP dan HTTPS adalah keamanan data yang ditransmisikan. Pada HTTP memiliki transmisi data yang terbilang cukup. 

Sedangkan untuk HTTPS memberikan fitur pada transmisi data dengan jaminan keamanan. Tiga aspek yang menjadi pertimbangan dalam HTTPS adalah autentikasi server, kerahasiaan data, dan integritas data.

2. Perbedaan Port yang Digunakan

Selanjutnya pada port yang digunakan HTTP dan HTTPS. Pada HTTP memiliki port 80 secara default, sedangkan untuk HTTPS menggunakan port 443.

3. Perbedaan Pemakaian Secure Socker Layers (SSL)

HTTPS menggunakan SSL, adalah teknologi memungkinkan dilakukannya untuk enkripsi data yang ditransmisikan dari server ke klien. Penggunaan SSL ini memiliki bermanfaat untuk situs-situs dalam hal menjaga kerahasiaan data penggunanya. 

Umumnya, situs-situs misalnya e-commerce, perbankan, form registrasi, dan situs lainnya yang membutuhkan jaminan keamanan bagi para penggunanya menggunakan HTTPS.

Kelemahan HTTP Sebagai Protokol Alamat Website Perusahaan

Untuk memilih HTTP dan HTTPS. Pada kali ini, perlu diketahui bahwa untuk membangun website bagi perusahaan, ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam menggunakan HTTP misalnya dalam hal kekurangan HTTP. Adapun kekurangan atau kelemahan HTTP adalah: 

1. Tidak Terjamin Keamanannya

Saat ini terdapat banyak website dengan domain HTTP yang digunakan sebagai ajang penipuan, merusak maupun menyebar virus. Banyak orang yang tidak bertanggung jawab ingin memanfaatkan protokol HTTP agar dapat bertindak yang merugikan orang lain. 

Adapun contohnya dalam hal penipuan lowongan kerja, penipuan undian berhadiah, sebagai alat transfer virus dan bentuk kejahatan lainnya, sehingga HTTP kurang cocok digunakan untuk protokol alamat website perusahaan.

Dengan demikian, dampak ini akan buruk bagi citra bisnis dan perusahaan yang sulit untuk dipercaya oleh pengguna. Ada banyak pengguna internet yang lebih memilih untuk berselanjar dalam situs dengan domain HTTPS. 

2. Rentan Terhadap Penyebaran Virus

Media pada HTTP sangat rentan dan rawan dalam hal penyebaran virus berbahaya. Hal ini tentu saja memiliki efek negatif yang dapat merugikan pengguna internet khususnya pada media blog. 

Jika alamat web yang menggunakan HTTP terjangkit virus, maka secara otomatis akan merusak jaringan. Tingkat kerentanan HTTP untuk terjangkit virus bisa dibilang cukup tinggi.

3. Data Tidak Terenkripsi

Keamanan atau enkripsi data pada protokol HTTP masih kurang terjamin. Hal ini dibuktikan dari website vital seperti online shop, internet banking dan website pemerintahan yang sudah pasti menggunakan HTTPS dibanding HTTP. 

Hal ini karena HTTP tidak dapat melakukan autentikasi, kerahasiaan data dan integritas data layaknya pada protokol HTTPS. Padahal ketika unsur tersebut sangat penting untuk menjaga keamana data-data pada website agar tidak mudah diretas

Istilah HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer - Transfer Protocol". Pengertian HTTP adalah jenis protokol yang mempunyai fungsi untuk mengatur terjadinya proses komunikasi diantara 'client' dan 'server'.  Yang dimaksud dengan client adalah 'browser' atau perangkat yang dapat menampilkan konten web.  Sedangkan yang dimaksud dengan keseluruhan dari sistem adalah mengaplikasikan HTTPS yaitu Hypertext transfer - transfer Protocol Secure atau dikenal dengan versi aman terhadap HTTP.  Selain itu, perlu diketahui bahwa HTTP merupakan sebuah proses komunikasi protokol yang mempunyai fasilitas transfer informasi ke dalam internet yang protokol demikian dimaksudkan adalah 'Protocol Request - Response' (permintaan dan tanggapan) diantara client dan server.  Dalam hal ini client merupakan web pengguna atau web browser. Sedangkan yang dimaksud dengan server adalah media untuk pemberi tanggapan-tanggapan dengan cara menyimpan atau mengambil sumber daya yang dimaksud untuk menghubungkan antar tautan, yang selanjutnya disebut dengan istilah dokumen 'hiperteks' untuk sukses dalam membentuk 'World Wide Web'.  Pengertian HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) sama dengan HTTP, akan tetapi HTTPS mempunyai suatu kelebihan tersendiri yang terdapat dalam hal keamanan. HTTPS memakai Secure Socket Layer (SSL) atau Transport Layer Security (TLS) sebagai sub layer bawah lapisan aplikasi HTTP biasa. Dalam sejarahnya, HTTP (Hypertext Transfer Protocol) telah dipakai sejak tahun 1990 dan sampai saat ini mengalami pembaharuan versi untuk tujuan dan fungsi dalam meningkatkan fiturnya dibandingkan dengan protokol lainnya misalnya. FTP, IMAP, SMTP maupun POP3, HTTP yang paling sering digunakan dan cukup populer. Pengertian HTTP Menurut Para Ahli Selain pengertian HTTP diatas, terdapat juga definisi atau pengertian HTTP Menurut para ahli atau pada sumber-sumber terpercaya misalnya Oxford Dictionaries dan Wikipedia. Menurut keduanya, bahwa pengertian HTTP yaitu:  1. Pengertian HTTP Menurut Oxford Dictionaries Menurut Oxford Dictionaries bahwa pengertian HTTP yaitu protokol transfer data yang digunakan di World Wide Web (WWW). 2. Pengertian HTTP Menurut Wikipedia Menurut Wikipedia bahwa definisi dari HTTP diartikan sebagai protokol aplikasi untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan hypermedia. HTTP adalah dasar komunikasi data untuk World Wide Web.  Fungsi HTTP: Apa itu? HTTP berfungsi untuk menentukan pesan atau data dapat ditransmisikan atau diformat yang dapat diterima browser.  Sehingga tujuan dari fungsi HTTP ini adalah agar semua data yang diinginkan oleh Client dapat dengan mudah diakses atau ditampilkan.  Sehingga ketika membuka suatu alamat Website di internet, HTTP akan selalu tampil. Demikian terjadinya, dikarenakan semua layanan website menggunakan protokol HTTP atau HTTPS untuk dapat berjalan.  Cara Kerja HTTP  Perlu diketahui bahwa HTTPS bukanlah protokol yang terpisah, namun terkait pada kombinasi dari interaksi HTTP Normal melalui Socket Layer terenskripsi SSL (Secure) atau dengan Transport Layer Security (TLS) mekanisme transportasi.  Demikian ini menjamin adanya perlindungan yang wajar dari penyadapan dan serangan. Port default TCP Https: URL adalah 443.  Dalam mempersiapkan web-server terkoneksi dengan https penerima harus menjadi administrator dan membuat sertifikat kunci publik untuk server web.  Sertifikat demikian dapat dibuat untuk server yang berbasis Linux dengan menggunakan alat misalnya open SSL dimana sertifikat ini telah resmi dari otoritas.  Selain itu, ketika menggunakan koneksi https, server melakukan respon dengan koneksi awal yang menawarkan daftar metode berupa enkripsi mendukung.  Sedangkan sebagai tanggapan, client memilih metode sambungan, dan client dan sertifikat server melakukan pertukaran untuk menjalankan otentikasi identitas mereka.  Selanjutnya yang dilakukan adalah ketika kedua belah pihak bertukar informasi terenkripsi setelah memastikan bahwa kedua menggunakan suatu tombol yang sama, dan koneksi ditutup.  Untuk host koneksi https, servers harus mempunyai sertifikat kunci publik yang embeds informasi demikian kuncinya dengan verifikasi identitas pemilik kunci itu.  Sertifikat demikian umumnya diverifikasi oleh pihak ketika sehingga client dapat yakin dengan keamanan.  Cara Kerja HTTP Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan secara singkat bahwa cara kerja atau proses dari HTTP dalam melakukan transmisi data dapat digambarkan dengan:  Cara kerja yang pertama adalah dimana klien atau HTTP klien membuat berupa sambungan dan mengirimkan permintaan dokumen kepada suatu web server.  Kemudian setelah cara kerja http yang pertama, selanjutnya adalah proses dimana HTTP Server akan melakukan permintaan dan HTTP client akan menunggu sebuah respon.  Sedangkan untuk tahap terakhir dalam cara kerja HTTP dimana server akan mendapatkan respon berupa permintaan melalui kode status data dan menutup berupa sambungan saat proses permintaan selesai.  Perbedaan HTTP dengan HTTPS Pada umumnya fungsi yang terdapat pada HTTP dan fungsi HTTPS memiliki kesamaan. Namun tetap saja, HTTP dan HTTPS memiliki perbedaan diantara keduanya. Faktor penting yang membedakannya adalah pada sisi keamanan, pemakaian SSL dan port yang digunakan. Berikut perbedaan HTTP dengan HTTPS:  1. Perbedaan Pada Keamanan Transmisi Data Yang paling utama perbedaan HTTP dan HTTPS adalah keamanan data yang ditransmisikan. Pada HTTP memiliki transmisi data yang terbilang cukup.  Sedangkan untuk HTTPS memberikan fitur pada transmisi data dengan jaminan keamanan. Tiga aspek yang menjadi pertimbangan dalam HTTPS adalah autentikasi server, kerahasiaan data, dan integritas data. 2. Perbedaan Port yang Digunakan Selanjutnya pada port yang digunakan HTTP dan HTTPS. Pada HTTP memiliki port 80 secara default, sedangkan untuk HTTPS menggunakan port 443. 3. Perbedaan Pemakaian Secure Socker Layers (SSL) HTTPS menggunakan SSL, adalah teknologi memungkinkan dilakukannya untuk enkripsi data yang ditransmisikan dari server ke klien. Penggunaan SSL ini memiliki bermanfaat untuk situs-situs dalam hal menjaga kerahasiaan data penggunanya.  Umumnya, situs-situs misalnya e-commerce, perbankan, form registrasi, dan situs lainnya yang membutuhkan jaminan keamanan bagi para penggunanya menggunakan HTTPS. Kelemahan HTTP Sebagai Protokol Alamat Website Perusahaan Untuk memilih HTTP dan HTTPS. Pada kali ini, perlu diketahui bahwa untuk membangun website bagi perusahaan, ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam menggunakan HTTP misalnya dalam hal kekurangan HTTP. Adapun kekurangan atau kelemahan HTTP adalah:  1. Tidak Terjamin Keamanannya Saat ini terdapat banyak website dengan domain HTTP yang digunakan sebagai ajang penipuan, merusak maupun menyebar virus. Banyak orang yang tidak bertanggung jawab ingin memanfaatkan protokol HTTP agar dapat bertindak yang merugikan orang lain.  Adapun contohnya dalam hal penipuan lowongan kerja, penipuan undian berhadiah, sebagai alat transfer virus dan bentuk kejahatan lainnya, sehingga HTTP kurang cocok digunakan untuk protokol alamat website perusahaan. Dengan demikian, dampak ini akan buruk bagi citra bisnis dan perusahaan yang sulit untuk dipercaya oleh pengguna. Ada banyak pengguna internet yang lebih memilih untuk berselanjar dalam situs dengan domain HTTPS.  2. Rentan Terhadap Penyebaran Virus Media pada HTTP sangat rentan dan rawan dalam hal penyebaran virus berbahaya. Hal ini tentu saja memiliki efek negatif yang dapat merugikan pengguna internet khususnya pada media blog.  Jika alamat web yang menggunakan HTTP terjangkit virus, maka secara otomatis akan merusak jaringan. Tingkat kerentanan HTTP untuk terjangkit virus bisa dibilang cukup tinggi. 3. Data Tidak Terenkripsi Keamanan atau enkripsi data pada protokol HTTP masih kurang terjamin. Hal ini dibuktikan dari website vital seperti online shop, internet banking dan website pemerintahan yang sudah pasti menggunakan HTTPS dibanding HTTP.  Hal ini karena HTTP tidak dapat melakukan autentikasi, kerahasiaan data dan integritas data layaknya pada protokol HTTPS. Padahal ketika unsur tersebut sangat penting untuk menjaga keamana data-data pada website agar tidak mudah diretas Demikianlah informasi mengenai Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.
Ilustrasi Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya

Demikianlah informasi mengenai Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 


Demikianlah Artikel Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya

Sekian Kunci gitar Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sekian postingan Chord gitar lagu kali ini.

Anda sedang membaca artikel Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya dan artikel ini url permalinknya adalah https://blogpelajaranumum.blogspot.com/2018/12/pengertian-http-https-fungsi-cara-kerja.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

0 Response to "Pengertian HTTP & HTTPS, Fungsi, Cara Kerja & Kelemahannya"

Post a Comment